BERKURANGNYA MINAT BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA SMA
Oleh: Kholidah Putri Rahmawati
Nama informan : Dina
Umur : 16th
Deskripsi kasus
Dina (nama disamarkan) seorang siswi yang duduk dikelas 11 SMA. Dia mengeluh semakin susah dalam memahami pelajaran matematika disekolahnya dikarenakan system pembelajaran yang diubah dari system offline menjadi online. Sedangkan ia dirumah tidak memiliki anggota keluarga yang dapat membantunya dalam mengatasi tugas daring dari gurunya. Karena Dina merupakan tipe anak yang dpat memahami sesuatu dengan bertatap langsung. Ia juga mengakui bahwa ia sangat lemah dalam mata pelajaran matematika. Ia ingin meningkatkan kemampuannya dalam mata pelajaran matematika ini.
Hasil Wawancara
K: konselor
I: Informan
K: Apa yang kamu rasakan saat akan memulai pelajaran matika disekolah? (Terstruktur)
I: pasti aku deg degan mbak. kadang sampai aku ingin bolos aja
K: kenapa kamu ada fikiran seperti itu? (tidak terstruktur)
I: ya aku takut ditunjuk untuk maju, pernah sampai aku hamper nangis karena takut .
K: yang kamu susah pahami apanya? (tidak terstruktur)
I: apa ya mbak, kayak buat nyantol itu susah banget. Cuma lewat gitu aja.
K: trus kan sekarang belajar dirumah, apa yang kamu rasakan? (terstruktur)
I: saya semakin susah paham mbak. dirumah juga yang bantu nggak bisa maksimal.
K: kalau suruh milih, kamu pilih untuk belajar dirumah apa disekolah kayak biasanya? (terstruktur)
I: saya lebih milih disekolah mbak. setidaknya saya masih bisa bertanya secara langsung pada guru saya meskipun dengan rasa takut-takut.
K: mungkin sekarang waktunya kamu belajar mandiri dulu dirumah ya. tetep semangat dan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa paham materi-materinya. (tidak terstruktur)
i: iya mbak. makasih ya
Observasi
Saat saya sedang bertanya tentang apa yang ia rasakan saat mendengar kata matematika ia langsung berubah raut wajah menjadi murung dan berfikir tentang materi-materi yang banyak ia tinggalkan pemahamannya. Dan saat saya saya bertanya lebih memilih disekolah atau dirumah, ia menjawab dengan lantang bahwa ia lebih memilih untuk belajar disekolah.
Contoh Angket
ANGKET MOTIVASI BELAJAR SISWA PETUNJUK PENGISIAN
1. Instrumen ini berisikan sejumlah pernyataan tentang motivasi belajar matematika. Isilah angket ini dengan apa adanya sesuai dengan keadaan diri kamu serta usahakanlah untuk mengisi seluruh pernyataan tanpa ada nomor yang terlewatkan.
2. Bacalah setiap pernyataan dengan teliti.
3. Berilah tanda chek list (√) pada lembar kolom yang telah disediakan.
4. Atas kesediaan dan kerjasama kamu dalam mengisi instrumen ini saya ucapkan terima kasih.
5. Pedoman Alternatif jawaban adalah sebagai berikut.
Ss = Sering Sekali
Sr = Sering
Kd = Kadang-Kadang
Jr = Jarang
Js = Jarang Sekali
Pernyataan
Ss
Sr
Kd
Jr
Js
1. Saya belajar matematika atas keinginan
sendiri.
2. Saya mempelajari materi matematika
sebelum diberikan guru di sekolah.
3. Dalam mempersiapkan diri untuk
ulangan matematika terlebih dahulu saya menyusun bahan-bahan (soal atau rumus) yang akan saya pelajari secara sistematis.
4. Saya yakin dapat menguasai pelajaran
matematika meskipun pelajaran matematika dianggap sulit.
5. Saya berinisiatif mengerjakan latihan
tanpa disuruh guru.
6. Saya mencatat semua contoh
penyelesaian soal, bagan, gambar, tabel, dan ilustrasi lainnya yang dibuat guru
Pernyataan
Ss
Sr
Kd
Jr
Js
matematika di papan tulis.
7. Saya rajin belajar karena ingin
mendapatkan hasil belajar yang memuaskan.
8. Saya cemas hasil belajar matematika
saya jelek.
9. Apabila saya merasa ragu-ragu dalam
menyelesaikan soal atau mengerjakan tugas matematika, maka saya akan mencari contoh yang benar sebagai pola yang akan saya ikuti.
10. Saya mengerjakan tugas matematika
dengan mencontek pekerjaan teman.
11. Saya mempelajari matematika tanpa
target apapun.
12. Saya yakin matematika sangat
bermanfaat untuk masa depan saya.
13. Saya mempelajari lagi materi
matematika yang telah dijelaskan guru di sekolah agar saya lebih memahami materi tersebut.
14. Saya yakin bisa mendapat nilai yang
tinggi dalam mata pelajaran matematika jika saya rajin belajar.
15. Saya tidak semangat belajar matematika
karena tidak ada hubungannya dengan cita-cita saya.
16. Saya menjadi lebih bersemangat dalam
belajar matematika saat guru memberikan pujian atas usaha saya dalam menyelesaikan soal.
17. Saya senang jika guru memberikan
kesempatan pada saya untuk menjelaskan materi yang sudah saya pahami kepada teman-teman yang lain didepan kelas.
18. Saya senang jika guru mengumumkan
siswa yang mendapat nilai tertinggi dalam ulangan harian.
19. Saya senang jika guru menilai hasil
pekerjaan rumah (PR).
Pernyataan
Ss
Sr
Kd
Jr
Js
20. Saya senang jika guru mengumumkan
kelompok terbaik pada saat pembelajaran matematika.
21. Saya merasa tertantang untuk
mengerjakan soal matematika yang sulit.
22. Materi matematika yang dijelaskan guru
begitu membosankan sehingga saya lebih senang menggambar, membuat coret-coretan atau melamun pada saat pembelajaran berlangsung.
23. Saya lebih memahami materi
matematika saat guru memberi contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
24. Saya lebih mudah memahami materi
matematika pada saat guru menjelaskan materi tersebut dengan menggunakan slide presentasi berbantuan komputer.
25. Saya merasa bosan dalam belajar
matematika karena guru memberikan latihan soal yang banyak
26. Saya senang jika guru memberikan
banyak kesempatan untuk bertanya mengenai materi matematika yang kurang dipahami.
27. Teman belajar dalam kelompok
membantu saya memahami materi matematika yang sulit.
28. Saya hanya mencatat hasil penyelesaian
soal-soal matematika dalam diskusi kelompok tanpa memahami hasil diskusi tersebut.
29. Saya asyik mengobrol dengan teman
sebelah pada saat diskusi kelompok berlangsung.
30. Adanya bimbingan guru dalam
menyelesaikan latihan soal, membuat saya semangat dalam mengerjakan latihan soal tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar